785 Personel Gabungan Amankan Aksi Konstitusional DPP Laskar Sasak di Mataram

    785 Personel Gabungan Amankan Aksi Konstitusional DPP Laskar Sasak di Mataram

    Mataram, NTB – Sebanyak 785 personel gabungan dari Polresta Mataram dan BKO Polda NTB diterjunkan untuk melakukan pengamanan dan pengawalan aksi penyampaian pendapat secara konstitusional yang digelar Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Laskar Sasak, Senin (19/01/2026).

    Aksi tersebut berlangsung di tiga lokasi, yakni Mapolda NTB, Kejati NTB, dan Kantor Gubernur NTB.

    Pengamanan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin Wakapolresta Mataram AKBP I Wayan Sudarmanta, SIK., MH., di Lapangan Kantor Gubernur NTB. Apel ini bertujuan memastikan seluruh personel memahami tugas, pola pengamanan, serta prosedur bertindak di lapangan agar pelaksanaan pengamanan berjalan profesional dan terukur.

    Usai apel dan arahan teknis, seluruh personel bergerak menuju titik pertama aksi di Kejati NTB kemudian dilanjutkan ke Mapolda NTB, dan Kantor Gubernur NTB sesuai rute yang telah ditetapkan.

    “Pengamanan ini merupakan bentuk pelayanan Polri untuk menjamin kelancaran kegiatan masyarakat, khususnya dalam menyampaikan pendapat di muka umum. Tujuan utamanya memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, ” ujar AKBP I 

    Wayan Sudarmanta kepada awak media.

    Ia menegaskan, Polri menjamin keamanan setiap aksi konstitusional selama dilaksanakan sesuai ketentuan hukum. Pengamanan dilakukan secara humanis namun tetap tegas sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan, termasuk tindakan anarkis yang dapat mencederai jalannya aksi.

    “Pengawalan ini kita lakukan untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan. Kami memastikan aksi berjalan tertib, aman, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya, ” tegasnya.

    Dengan pengamanan terpadu tersebut, rangkaian aksi DPP Laskar Sasak di Kota Mataram berlangsung aman, tertib, dan kondusif hingga selesai.(Adb) 

    ntb
    Syafruddin Adi

    Syafruddin Adi

    Artikel Sebelumnya

    Korupsi Puskesmas Batu Jangkih, Berkas Tiga...

    Artikel Berikutnya

    Kejati NTB Sita Rp6,7 M Dana Korupsi Lahan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Aniaya Seorang Penjaga Toko Tanpa Sebab, Seorang Pria di Lempeh Diringkus Polres Sumbawa
    Tebas Kepala Korban Dengan Parang di Sebuah Kos-kosan, Terduga Pelaku Diringkus Polres Sumbawa
    Dukung Ketahanan Pangan, Kapolsek Plampang Turun Langsung Pantau Pertumbuhan Jagung Warga
    KPK Dalami Peran Eks Stafsus Menag, Gus Alex, dalam Kasus Kuota Haji
    Bhabinkamtibmas Desa Beru Laksanakan Sosialisasi Harkamtibmas, Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem

    Ikuti Kami